• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 07 April 2017


Ikan sumatera

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ikan Sumatra
Tiger Barb 700.jpg
Status konservasi
Aman
Klasifikasi ilmiah
Kingdom:Animalia
Filum:Chordata
Kelas:Actinopterygii
Ordo:Cypriniformes
Famili:Cyprinidae
Genus:Puntius
Spesies:P. tetrazona
Nama binomial
Puntius tetrazona
(Bleeker1855)
Sinonim
Barbus tetrazona (Bleeker1855)
Capoeta tetrazona (Bleeker1855)
Barbodes tetrazona (Bleeker1855)
Capoeta sumatranus (Bleeker1860)
Ikan sumatra (Puntius tetrazona) adalah sejenis ikan kecil anggota sukuCyprinidae anak-suku Cyprininae. Nama tersebut adalah nama perdagangannya sebagai ikan hias. Dalam bahasa Inggris, ikan ini dikenal sebagai sumatra barb atau tiger barb

PemerianI

total (beserta ekor) mencapai 70mm. Tubuh berwarna kekuningan dengan empat pita tegak berwarna gelap; pita yang pertama melewati mata dan yang terakhir pada pangkal ekor. Gurat sisi tak sempurna, 22-25 buah dengan hanya 8-9 sisik terdepan yang berpori. Batang ekor dikelilingi 12 sisik. Tinggi tubuh sekitar setengah kali panjang standar (tanpa ekor).[1]

Sekitar mulutnya, sirip perut dan ekor berwarna kemerahan. Sirip punggung dan sirip dubur berwarna hitam, namun warna hitam pada sirip punggung dibatasi oleh garis merah.[2] Jenis yang diperdagangkan, selain yang berwarna kekuningan, ada pula individu yang kemerahan, kehijauan dan albino. Jenis yang berwarna kehijauan, yang sebetulnya adalah gejala melanisme pada ikan sumatra, dan yang berwarna albino merupakan hasil dari pembiakan selektif dalam penangkaran untuk meningkatkan nilai jual ikan ini.

Habitat dan penyebaran

Ikan sumatra secara alami menyebar di Semenanjung Malaya (termasuk di wilayah Thailand), Sumatra dan Kalimantan.[2] Di samping itu, ada pula laporan-laporan temuan dari wilayah lain di Asia Tenggara yang sukar dikonfirmasi, apakah ikan-ikan tersebut memang asli setempat atau ikan lepasan yang telah beradaptasi.
Ikan ini sering didapati pada sungai-sungai dangkal berarus sedang, yang jernih atau keruh. Ikan sumatra menyukai pHantara 6.0–8.0, kesadahan air antara 5–19 dGH, dan kisaran temperatur air antara 20–26 °C.[3] Ikan sumatra juga didapati di rawa-rawa, yang mengindikasikan bahwa ikan ini memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap perubahan kualitas air. Rata-rata lama hidup ikan sumatra adalah sekitar 6 tahun.
by:
Share:


Cara Pemijahan Budidaya Ikan Manfish (Pterophyllum scalare)
Manfish atau yang dikenal juga dengan istilah 'Angel fish' berasal dari perairan Amazon, Amerika Selatan. Manfish (Pterophyllum scalare) tergolong ke dalam famili Cichlidae, Beberapa jenis ikan Manfish yang dikenal dan telah berkembang di Indonesia antara lain adalah: Diamond (Berlian), Imperial, Marble dan Black-White. Diamond (Berlian) berwarna perak mengkilat sampai hijau keabuan. 

Pada bagian kepala atas terdapat warna kuning hingga coklat kehitaman yang menyusur sampai bagian punggung.  Manfish Imperial mempunyai warna dasar perak, tetapi tubuhnya dihiasi empat buah garis vertikal berwarna hitam/coklat kehitaman.  Manfish Marble memiliki warna campuran hitam dan putih yang membentuk garis vertikal.  Sedangkan manfish Black-White mempunyai warna hitam menghiasi separuh tubuhnya bagian belakang, dan warna putih menghiasi separuh bagian depan termasuk bagian kepala.


Parameter Ikan Manfish

SuhupHOksigenJumlah TelurUmur Indukan
26-30 C6-8>4500-1000>7 Bulan

Ciri-ciri Morfologis dan Kebiasaan Ikan Manfish
  • Memiliki warna dan jenis yang bervariasi
  • Bentuk tubuh pipih, dengan tubuh seperti anak panah
  • Sirip perut dan sirip punggungnya membentang lebar ke arah ekor, sehingga tampak  sebagai busur yang berwarna gelap transparan
  • Pada bagian dadanya terdapat dua buah sirip yang panjangnya menjuntai sampai ke bagian ekor.
  • Menjaga dan melindungi keturunannya.
  • Bersifat omnivorus
  • Tergolong mudah menerima berbagai jenis makanan dalam berbagai bentuk dan sumber
Pengelolaan Induk Ikan Manfish
  • Ikan manfish dapat dijadikan induk setelah umurnya mencapai 7 bulan dengan ukuran panjang ± 7,5 cm. Untuk mencapai hasil yang optimal, induk harus dikelola dengan baik antara lain dengan pemberian pakan yang baik seperti jentik nyamuk,cacing Tubifex, atau Chironomous.  Selain itu karena induk ikan manfish sangat peka terhadap serangan penyakit, maka perlu diberikan perlakukan obat secara periodik  Obat yang biasa digunakan antara lain Oxytetracycline dan garam.
  • Sebelum dipijahkan, induk manfish dipelihara secara massal ( jantan dan betina ) terlebih dahulu dalam 1 akuarium besar (ukuran 100x60x60 cm3).  Setelah matang telur, induk manfish akan berpasangan dan memisahkan dari ikan lainnya.  Induk yang berpasangan tersebut sudah dapat diambil dan dipijahkan pada tempat pemijahan.
  •  Selain itu dapat dilakukan, yaitu dengan memasangkan induk manfish secara langsung setelah mengetahui induk jantan dan betina. 
Ciri Indukan Ikan Manfish
  • Induk jantan dicirikan dengan ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan induk betina.  
  • Kepala induk jantan terlihat agak besar dengan bagian antara mulut ke sirip punggung berbentuk cembung, serta bentuk badan lebih ramping dibandingkan dengan ikan betina. 
  • Sementara induk betina dicirikan oleh ukuran tubuh yang lebih kecil dan bentuk kepalanya yang lebih kecil dengan bagian perut yang lebih besar/gemuk serta terlihat agak menonjol.
Teknik Pemijahan Ikan Manfish
  • Pemijahan dilakukan di akuarium berukuran 60x50x40 cm3 dengan tinggi air ± 30 cm.  Ke dalam akuarium tersebut diberikan aerasi untuk menyuplai oksigen.
  • Ikan manfish akan menempelkan telurnya pada substrat yang halus, misalnya potongan pipa PVC yang telah disiapkan/ditempatkan dalam akuarium pemijahan.  Karena ikan manfish cenderung menyukai suasana yang gelap dan tenang, maka pada dinding akuarium dapat ditempelkan kertas atau plastik yang berwarna gelap.
  •  Induk manfish akan memijah pada malam hari.  
  • Induk betina menempelkan telurnya pada substrat dan diikuti ikan jantan yang menyemprotkan spermanya pada semua telur, sehingga telur-telur tersebut terbuahi.  
  • Jumlah telur yang dihasilkan setiap induk berkisar antara 500-1000 butir.  Selama masa pemijahan tersebut, induk tetap diberi pakan berupa cacing Tubifex, Chironomous atau Daphnia.
Penetasan Telur dan Pemeliharaan Larva Ikan Manfish
  • Telur yang menempel pada substrat selanjutnya dipindahkan ke akuarium penmetasan telur (berukuran 60x50x40 cm3) untuk ditetaskan.  
  • Pada air media penetasan sebaiknya ditambahkan obat anti jamur, antara lainMethyline Blue dengan dosis 1 ppm.  Untuk menjaga kestabilan suhu, maka ke dalam media penetasan telur tersebut digunakan pemanas air (water heater) yang dipasang pada suhu 27-28oC.
  • Telur manfish akan menetas setelah 2-3 hari, dengan derajat penetasan telur berkisar 70-90%.  Selanjutnya paralon tempat penempelan telur diangkat dan dilakukan perawatan larva hingga berumur ± 2 minggu.
Pakan yang diberikan selama pemeliharaan larva tersebut berupa pakan alami yang sesuai dengan bukaan mulut larva dan memiliki kandungan protein yang tinggi, antara lain nauplii Artemia sp.  Pakan tersebut diberikan 2 kali sehari ( pagi dan sore ) hingga larva berumur  ± 10 hari dan dilanjutkan dengan pemberian cacing Tubifex.

Pendederan dan Pembesaran
  • Setelah berumur ± 2 minggu, benih tersebut dapat dilakukan penjarangan untuk kemudian dilakukan pendederan sampai ikan berumur satu bulan.
  • Langkah berikutnya adalah memanen benih tersebut untuk dipindahkan ke dalam bak/wadah pembesaran.  Dalam hal ini dapat digunakan bak fiber atau bak semen, tergantung wadah yang tersedia.  
  • Selama masa pembesaran, diupayakan agar ada aliran air ke dalam wadah pembesaran walaupun sedikit.  Padat penebaran untuk pembesaran ikan manfish berkisar 100 ekor/m2.  
  • Pakan yang diberikan berupa cacing Tubifex atau pellet sampai benih berumur ± 2 bulan.  Ukuran yang dicapai biasanya berkisar 3 - 5 cm.  
  • Jika pakan dan kualitas air mendukung, sintasan pada masa pembesaran dapat mencapai 70-90%.  Selanjutnya benih manfish dapat dibesarkan lagi hingga mencapai ukuran calon induk atau induk dengan padat penebaran yang lebih kecil.
Penyakit dan Penanggulangannya
  • Ikan manfish dikenal cukup peka terhadap serangan penyakit, untuk itu diperlukan pengelolaan secara baik dengan menjaga kualitas air dan jumlah pakan yang diberikan.  
  • Beberapa jenis parasit yang biasa menyerang benih/induk Manfish antara lain adalah :Trichodina sp., Chillodonella sp. dan Epystilys sp.  
  • Sedangkan bakteri yang menginfeksi adalah Aeromonas hydrophilla.
  • Beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk menanggulangi serangan penyakit parasitek antara lain : Formalin 25%, NaCl 500 ppm.  
  • Sedangkan untuk penyakit bakterial dapat digunakan Oxytetrachycline 5 - 10 ppm dengan cara perendaman 24 jam.
Share:

Ikan Bala Shark


Jenis Ikan Bala Shark, Harga Dan Cara Merawatnya,majalahikan.com - Ikan bala shark merupakan ikan hias air tawar yang bisa dibilang asli Indonesia. Karena ikan ini ditemukan di Semenanjung Melayu , Sumatera , dan Kalimantan.
Jenis Ikan Bala Shark

Bala shark Balantiocheilos melanopterus adalah spesies ikan dari keluarga Cyprinidae , dan merupakan salah satu dari dua spesies dalam genus Balantiocheilos. Bala shark juga akrab dengan panggilan hiu tricolor, hiu perak, atau hiu ikan kecil.

Dari namanya terdengar ikan ini adalah ikan predator, yang jika dipelihara tidak bisa dicampur dengan ikan hias lain, terlebih ikan hias yang berukuran kecil.

Akan tetapi, bagi sahabat hobiis ikan hias jangan kawatir, jika ingin memelihara dan merawat ikan bala shark. Karena ikan hias yang postur tubuhnya mirip ikan hiu ini ternyata besahabat dan bisa dicampur dengan ikan hias lain.

Walaupun ikan bala shark pada alam liar memangsa atau memakan fitoplankton, krustasea kecil, rotifera , dan serangga dan bahkan larva atau burayaknya sendiri, akan tetapi dalam perawatan di akuarium ikan ini bisa menerima pelet. 
  
Sebelum kita bahas lebih lanjut " Jenis Ikan Bala Shark, Harga Dan Cara Merawatnya ", seperti biasa mari kita lihat dulu klasifikasi ikan bala shark lebih dulu.

klasifikasi ikan bala shark


Jenis Ikan Bala Shark dan Harganya

Kingdom:     Animalia
Phylum   :     Chordata
Class       :     Actinopterygii
Order      :     Cypriniformes
Family    :     Cyprinidae
Genus     :     Balantiocheilos
Species   :     B. melanopterus


Ciri Ciri Fisik Ikan Bala Shark


Jenis Ikan Bala Shark, Harga Dan Cara Merawatnya

Ikan bala shark sangat cantik, warna seluruh tubuhnya perak dengan margin hitam yang berada di punggung, ekor, anal, dan sirip perutnya.

Mata ikan bala shark terlihat sangat bulat dan besar, itu karena berfungsi untuk menemukan dan menangkap mangsanya. Pertubuhan ikan bala shark terbesar atau ukuran panjang maksimum adalah 35 cm (14 in).

Postur tubuh ikan bala shark memang mirip sekali dengan hiu, itu sebabnya ikan bala shak adalah perenang yang sangat cepat.


Cara Merawat Ikan Bala Shark Di Akuarium

Jenis Ikan Bala Shark Dan Cara Merawatnya

Cara merawat ikan bala shark terbilang tidak sulit, karena pada dasarnya ikan yang mirip hiu ini adalh ikan yang daya tahan tubuhnya kuat.

Bahkan ikan bala shark mampu mentolerir perubahan suhu dan kadar pH yang mungkin ikan hias lainya tidak akan mampu mentolerir.

Hanya saja air yang ideal untuk memelihara ikan bala shark adalah yang kadar pH-nya 6,0 - 8,0. Sedangkan suhu air yang tepat untuk merawat ikan bala shark adalah antara 22-28 ° C (72-82 ° F).

Seperti penjelasan di atas bahwasanya ikan ini bersifat damai, alias bisa dicampur dengan ikan hias lain dalm satu akuarium, seperti misalnya ikan guppy.

Selain itu untuk cara merawat ikan bala shark dibutuhkan akuarium yang berukuran besar, mengingat ikan ini mampu tuh besar dan ikan aktif berenang yang membutuhkan ruang yang memadai.

Akuarium yang ideal untuk merawat dan memelihara ikan bala shark adalah 2 meter.

Akuarium sebaiknya ditutup, karena ikan bala shark mirip denganbelut dinosaurus atau ikan palmas, yang mana mempu melarikan diri dari akuarium. Hanya saja bedanya jika ikan palmas merayap dengan siripnya sedangkan bala shark melompat.

Pakan ikan bala shark tergolong mudah, karena ikan ini mau memakan berbagai jenis makanan ikan. Termasuk makanan vitamin diperkaya serpihan, pelet, beku, beku kering. Akan tetapi memberi pakan hidup juga diperlukan agar nutrisi makananya bisa bervariasi.


Harga Ikan Bala Shark Dipasaran


Jenis Ikan Bala Shark dan Harga per ekornya

Untuk merawat dan memelihara ikan yang mirip hiu ini, sahabat hobiis tidak perlu mengeluarkan uang ratusan hingga jutaan rupiah. Karena ikan yang bagus dan juga licah ini dipasaran terbilang murah.

Sahat bisa membawa pulang ikan bala shark hanya dengan unag sebesar 10 - 25 ribu rupiah untuk ikan bala shark yang  ukuranya 10 - 15 cm.

Jenis Ikan Bala Shark Dari Keluarga Cyprinidae


Jenis Ikan Bala Shark satu keluarga

Salah satu ikan yang juga posturnya mirip dengan hiau adalah Pelangi hiu (Epalzeorhynchos frenatum) atau Rainbow shark atau Red fin Shark.

Pelangi hiu juga dikenal dengan berbagai nama, seperti misalnya: hiu ruby, ikan hiu sirip merah, red sejati hiu, pelangi sharkminnow, hijau fringelip labeo, whitefin hiu dan sharkminnow whitetail.
by:http://www.majalahikan.com/2016/08/jenis-ikan-bala-shark-harga-dan-cara.html
Share:

jam

Search

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

Unordered List

/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/others/oth-6/oth528.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/others/oth-6/oth528.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Pages

Theme Support

Lights Of Heaven - AppStarting